Usai Dipecat Chelsea, Lampard Angkat Bicara

Usai Dipecat Chelsea, Lampard Angkat Bicara

0
BAGIKAN

London (26/1/2021) – Frank Lampard diberhentikan dari jabatan manajer klub sepakbola asal London, Chelsea. Juru taktik 42 tahun itu pun angkat bicara terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) dirinya.

Diketahui, manajemen Chelsea mengumumkan pemberhentian Lampard sebagai manajer tim pada Senin (25/1/2021) malam WIB. Mantan kapten The Blues itu dinilai gagal mendongkrak performa tim sejak ditunjuk menggantikan Maurizio Sarri pada Juli 2019.

“Kami berterima kasih kepada Frank atas apa yang telah dia capai selama menjadi pelatih kepala klub. Namun, hasil dan penampilan baru-baru ini tidak memenuhi harapan klub, meninggalkan klub di papan tengah tanpa jalur yang jelas untuk perbaikan berkelanjutan,” isi pernyataan resmi Chelsea di laman resmi klub.

Pengumuman pemecatan Frank Lampard oleh Chelsea mengundang reaksi dari beberapa kalangan. Tidak sedikit yang menilai pria Inggris itu tidak diberi kesempatan waktu yang cukup untuk membesut timnya.

Baca Juga :   Lima Mahasiswa Ciptakan Aplikasi Replay Sport, Penyedia Jasa Booking Futsal

Lampard akhirnya berkomentar mengenai dirinya yang di-PHK Chelsea. Dia mengaku bangga bisa mengasuh anak-anak muda The Blues selama satu setengah tahun, serta kecewa karena dirinya tak mendapat kesempatan memoles timnya lebih lama.

“Sebuah hak istimewa dan kehormatan menangani Chelsea, klub yang sudah menjadi bagian dari hidup saya begitu lama. Pertama-tama, saya berterima kasih kepada fans untuk dukungan luar biasa yang saya terima selama 18 bulan. Saya harap mereka tahu betapa berartinya itu buat saya,” kata Lampard, dikutip dari The Sun.

“Ketika pertama kali saya mengambil tugas ini, saya sadar tantangan yang menanti di masa-masa sulit klub. Saya bangga dengan pencapaian yang kami buat dan saya bangga dengan para pemain akademi yang mampu menembus ke tim utama, serta tampil bagus. Mereka adalah masa depan klub,” tambah Lampard.

Baca Juga :   Pertandingan Derby Manchester Batal

“Saya kecewa tidak diberi waktu di musim ini untuk membawa klub maju dan mengantarkannya ke level berikutnya,” tuturnya.

“Saya ingin berterima kasih kepada Tuan Abramovich, jajaran direksi, para pemain, staf pelatih saya dan semua orang di klub atas kerja keras mereka dan dedikasinya, terutama di waktu-waktu menantang yang belum pernah terjadi sebelumnya. Saya harap tim dan klub ini sukses di masa depan,” tutupnya.

Frank Lampard membesut Chelsea sebanyak 84 pertandingan di semua kompetisi, dengan hasil 44 kali menang, 17 imbang dan 23 kali kekalahan.

Pencapaian tertingginya yakni membawa N’Golo Kante dan kawan-kawan menjadi runner-up Piala FA 2020, serta mengantar The Blues finish empat besar Liga Inggris musim lalu. (MAS)

TINGGALKAN KOMENTAR

four × 5 =