Siswa RA Cahaya Ilahi Kunjungi Peternakan SS Farm

Siswa RA Cahaya Ilahi Kunjungi Peternakan SS Farm

0
BAGIKAN

Serang (14/12/2022) – Sebanyak 20 siswa Raudathul Athfal (RA) SBB Cahaya Ilahi yang beralamat di Jl. Bhayangkara No. 3 Kelurahan Sumur Pecung Kota Serang mengunjungi peternakan SSFarm di Kp. Cipelah Desa Tinggar Kecamatan Curug pada Selasa, 13 Desember 2022.

Kedatangan siswa RA SBB Cahaya Ilahi yang didampingi oleh  guru diterima langsung oleh pemilik peternakan yaitu Sukino dan Nunung. Sukino di kesempatan yang sama menjelaskan mengenai peternakan yang dikelolanya.

Peternakan ini memiliki lahan  yang cukup luas dengan peliharaan berupa kambing dan domba. Domba-domba ditempatkan pada kandang-kandang sesuai dengan pengelompokkannya untuk pengembangbiakan.

Disana siswa RA dapat melihat langsung jenis-jenis kambing dan domba. Selain itu, siswa RA diperbolehkan juga untuk memberikan makanan secara langsung kepada hewan ternak. Selama berkegiatan anak-anak RA SBB Cahaya Ilahi dipandu oleh Ibu Nunung yang dengan senang hati melayani dan menjawab pertanyaan mereka.

Baca Juga :   Mahasiswa, Buruh dan Pendamping Hukum Geruduk Kantor DPRD Kota Serang

Antusiasme anak-anak terlihat dari keceriaan mereka ketika tak henti-hentinya mengambil rumput untuk memberi makan dan menyentuh secara langsung domba-domba disana. Bahkan mereka juga bermain bersama anak kambing dengan pengawasan penjaga.

Menurut kepala sekolah RA SBB Cahaya Ilahi Nur Penilarasati mengatakan bahwa tujuan field trip kali ini adalah memberikan pengalaman yang mendalam  di masa keemasan anak-anak. Anak-anak memiliki pengalaman yang nyata dalam mengenal hewan ciptaan Allah.

Peni menambahkan harapannya setelah selesai kegiatan ini nantinya terbentuk karakter siswa yang memiliki sifat penyayang terhadap makhluk ciptaan Allah, memandang peternak sebagai pekerjaan yang mulia dan bersahabat dengan berbagai kondisi lingkungan di sekitar mereka.

Tidak hanya diajak berkeliling mengenal hewan ternak. Anak-anak RA SBB Cahaya Ilahi juga diajak praktik membuat jus markisa oleh Ibu Nunung.  Setelah itu dikenalkan juga dengan berbagai macam tanaman, seperti tanaman jahe, kencur, dan pohon markisa dan tanaman lainnya. Bahkan, anak-anak diperbolehkan memetik langsung buah markisanya dan membawanya sebagai oleh-oleh.

Baca Juga :   Dibalik Pesona Gunung Luhur Terdapat Limbah B3 Yang Membahayakan 

Nusaibah, salah satu guru yang turut mendampingi siswa mengatakan “fieldtrip ke peternakan ini adalah salah satu cara seru dalam belajar, karena belajar bukan hanya monoton di kelas.”

“Belajar itu bisa jadi mengasikkan ketika berada di luar kelas dan bertemu langsung dengan hewan-hewan ternak seperti hari ini”, pungkasnya. [a/f]

TINGGALKAN KOMENTAR

nine + thirteen =