Setorkan 30 Juz Al-Quran, 6 Kader KAMMI diberikan Penghargaan Dalam Acara Dauroh...

Setorkan 30 Juz Al-Quran, 6 Kader KAMMI diberikan Penghargaan Dalam Acara Dauroh Qur’an

0
BAGIKAN

Minggu (5/12/2021) – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) UIN Banten Raya yang tergabung dari KAMMI Al-Bantani dan KAMMI UIN SMH Banten bersinergi mengadakan kegiatan bertajuk Dauroh Qur’an dengan mengusung tema “Membangun Generasi Qur’ani untuk Kejayaan Negeri” selama 3 hari, Jumat hingga Ahad. Hari pertama kegiatan dauroh Quran ini dilaksanakan secara hybrid, daring dan luring di Masjid Nur Abdillah, Kec. Cinangka, Kab. Serang, Banten dimulai pada Jum’at (3/12/2021).

Bersamaan dengan kegiatan tersebut, dilaksanakan juga Wisuda Tahfidz kepada 6 (enam) kader yang telah menyelesaikan hafalan al-Qur’an sebanyak 30 juz sekaligus menjadi salah satu upaya menjaga kultur gerakan KAMMI.

Kegiatan ini menghadirkan 4 (empat) narasumber yaitu Penulis Buku “Kun Bil Qur’an Najman”, Ust. Syaihul Basyir, Pengajar Ponpes Al – Hasyimiyah, Ust. Nurul Fitri Za’im, Pimpinan Ponpes Fajrul Karim, Ust. Mulhat Ali Nuh, dan Ketua Lembaga Tahfidz Qur’an (LTQ) Utrujah Banten, Ust. Achmarul Hadi.

Baca Juga :   Akhir Agustus 2021, HIPMI Banten Targetkan 2000 Warga Banten Ikuti Vaksin

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencetak generasi Qur’ani yang terus mencintai dan menjaga al-Qur’an dalam nafas-nafas gerakan dan juga salah satu bentuk pembinaan kaderisasi kader KAMMI.

Ketua Umum KAMMI Al-Bantani, Abdul Hakim mengungkapkan bahwa kegiatan ini diadakan sebagai pemantik agar kader KAMMI lebih mendekati dan mencintai al-Qur’an.

“Dauroh Qur’an KAMMI UIN Banten Raya diadakan sebagai sarana untuk kader KAMMI agar lebih mencintai al-Qur’an, dengan selalu berinteraksi dengannya kapanpun dan dimanapun, menjadi motivasi agar para kader KAMMI mampu menghafal 30 juz, karena alhamdulillah hari ini, KAMMI UIN Banten Raya memiliki 9 kader yang sudah selesai setoran 30 juz al-Qur’an,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu narasumber pada kegiatan tersebut, yaitu Ust. Mulhat Ali Nuh mengungkapkan bahwa mendekati al-Qur’an adalah salah satu cara agar bisa menyelamatkan keluarga di akhirat kelak.

Baca Juga :   Polres bersama Elemen Masyarakat Kota Cilegon Deklarasikan Pemilu Damai tahun 2019

“Dekatkanlah al-Qur’an karena kita ingin menyelamatkan keluarga kita, dekati al-Qur’an karena kita ingin melihat wajah Allah,” tutupnya. (MAS/001)

TINGGALKAN KOMENTAR

4 × three =