Relawan: Bantuan Korban Tsunami Selat Sunda Tidak Merata

Relawan: Bantuan Korban Tsunami Selat Sunda Tidak Merata

0
BAGIKAN
Foto :  Penyaluran Bantuan untuk korban tsunami daerah Sumur / M. Apri Efendi
Foto : Penyaluran Bantuan untuk korban tsunami daerah Sumur / M. Apri Efendi

 

Sumur, (27/12/2018). Banyaknya donatur yang mengirim bantuan untuk korban tsunami selat sunda tidak berbandung lurus dengan penyalurannya dilapangan. Ini menyebabkan banyak masyarakat yang kekurangan bahan pangan dan obat-obatan.

Menurut salah satu relawan, Muhammad Apri Efendi mengutarakan bahwa bantuan sudah banyak tapi penyalurannya yang kurang tepat, bantuan lebih banyak disimpan di kantor desa dan kecamatan.

“Banyak warga sakit juga, tak mungkin jalan jauh ambil bantuan ke posko-posko, seharusnya relawan punya data penduduk yang diminta dari desa biar tak asal memberikan bantuan, akhirnya overload numpuk di desa dan kecamatan yang berujung salah sasaran,” ungkapnya. Kamis (27/12//2018)

Dia juga menyarankan agar relawan seharusnya jangan hanya menunggu masyarakat mengambil bantuan ke posko, tetapi relawan harus mendistribusikan bantuan itu langsung ke rumah-rumah warga.

Baca Juga :   Indahnya Sikap Toleransi Di Bulan Suci

“Relawan selalu menunggu warga datang ke posko, tak memberikan ke warga yang di pengungsian di dataran tinggi seperti pegunungan di daerah (kampung) kopi (Kec. Sumur). Seharusnya (relawan) jemput bola bukan nunggu bola,” Tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh koordinator Relawan Kampung Indonesia. Melalui akun Facebook-nya, dia menyampaikan minimnya pelaporan kerja antar relawan menyebabkan banyak bantuan menumpuk di posko pemerintah.

“Minimnya inventarisir dan pelaporan kerja antar relawan menyebabkan banyak bantuan yg menumpuk di posko pemerintah namun minim ke pengungsi langsung. Banyak juga relawan yg datang ke lokasi bencana tanpa perencanaan yg matang menyebabkan gagap saat di lokasi,” ujarnya.

“Saran saya, pemerintah segera buka Pos Induk di Kota Serang yg mengkordinir bantuan dan komunikasi, bisa bekerja sama antar instansi dan satuan militer serta kepolisian dan relawan independen. Segera dibuka pos lapangan ditiap lokasi bencana seperti Anyer, Cinangka, Carita, Labuan, Panimbang, Tj Lesung, Batu Hideung, Cigeulis, Sumur, Ketapang, Paniis, Taman Jaya dan Ujung Jaya,” tambahnya.

Baca Juga :   Ketua SAN: Gerakan Pramuka Sebagai Penangkal Bahaya Narkoba

 

Wartawan :  Fitra Nugraha

TINGGALKAN KOMENTAR

one × one =