BAGIKAN
Foto : komunitas Hikers Kece / Editor : Abdul Darda
Foto : komunitas Hikers Kece / Editor : Abdul Darda
Foto : komunitas Hikers Kece / Editor : Abdul Darda

 

Serang (06/01/2019). Sekelompok pemuda yang tergabung dalam komunitas Hikers Kece (backpacker), menilai sungai di Kota Serang ini kini makin memprihatinkan kondisinya.

Aktivitas pencemaran sungai oleh limbah manusia yang tinggal di sekitar sungai merupakan limbah paling banyak yang ditemukan di sungai.

“Atas dasar kesadaran, kami tergerak untuk melakukan suatu tindakan agar pencemaran lingkungan di sungai bisa diminimalisir,” ungkap dodoy, pemimpin Komunitas Hikers Kece. Sabtu (05/01/2019)

Pandangan senada juga diutarakan oleh Lembon, rekan seperjuangan dodoy di komunitas Hikers Kere. Dia mengatakan, kita tidak dapat mengambil semua sampah di sungai, tetapi aksi adalah langkah yang nyata.

“Dari segi volume sampah yang ada di sungai, mungkin tidak dapat kita ambil semua, tetapi aksi yang kita lakukan adalah langkah nyata. Harapannya, bisa menjadi contoh bagi masyarakat Bantaran. Yang kita tuju yaitu kesadaran untuk tidak membuang sampah ke sungai,” ungkap Lembon.

Baca Juga :   Walikota Serang Ingatkan OPD Mengedepankan Pelayanan yang Optimal Pada Masyarakat

Lembon berharap sungai di Kota Serang seperti dulu lagi, yang menjadi tempat bermain anak-anak, sumber mata air bersih, dan tempat nyari nafkah.

“Kita ingin sungai seperti dulu, yang menjadi tempat bermain anak-anak, jalur transportasi, sumber air bersih, tempat cari nafkah, dan lain sebagainya. Jangan sampai di era kekinian ini, sungai dimanfaatkan untuk buang sampah, buang hajat, buang lain-lain. Alhasil dampak dari pencemaran sungai jadi sumber penyakit yang diproduksi dari hulu sampe hilir,” ungkapnya.

Wartawan  : Fitra Nugraha  / Editor : Upit Fitria

TINGGALKAN KOMENTAR

9 + ten =