Pimpinan Kartel Narkotika Asal Meksiko Tirso Martinez-Sanchez dinyatakan bersalah

Pimpinan Kartel Narkotika Asal Meksiko Tirso Martinez-Sanchez dinyatakan bersalah

0
BAGIKAN
Gambar Ilustrasi Narkotika (Sumber: Internet)

Banteninfo.com (Internasional)- Seseorang yang diduga pimpinan kartel narkotika asal Meksiko oleh otoritas Amerika Serikat dan ditangkap pada 2014, Rabu, dinyatakan bersalah dan bertanggung jawab atas distribusi beberapa ton kokain ke Eropa dan AS.

Tirso Martinez-Sanchez, 49 tahun, divonis bersalah oleh pengadilan federal Brooklyn karena sengaja mendistribusikan kokain dan mengimpornya ke AS, kata pengacaranya.

Hukuman yang dijatuhkan minimal penjara 10 tahun dan maksimal kurungan seumur hidup. Adanya perjanjian ekstradisi dengan Meksiko membuat pemerintah AS sepakat tak memberi hukuman penjara seumur hidup, kata Peter Quijano, pengacara Martinez-Sanchez.

Jaksa mengatakan Martinez-Sanchez merupakan pimpinan organisasi kartel narkotika internasional yang bertanggung jawab atas impor puluhan ribu kilogram kokain.

Baca Juga :   BUS Pariwisata di Thailand Tabrak Pohon, 17 Orang Tewas

Pihak itu menambahkan, kartel mendapatkan kokain dari Kolombia, dan Martinez-Sanchez mengatur distribusinya ke AS melalui kereta api, pengangkut traktor, truk, dan kendaraan lain.

Kementerian Luar Negeri AS sempat menawarkan imbalan sebesar lima juta dolar untuk informasi yang berguna dalam proses penangkapan pimpinan kartel itu.

Pihak kementerian mengatakan, kelompok tersebut membawa 76 ton kokain ke AS dari 2000 sampai 2003, dan mengimpornya ke Eropa.

Saat narkotika itu tiba di AS, Martinez-Sanchez akan mengarahkan anggotanya untuk mengirim kokain ke Los Angeles, New York, dan Chicago, kata jaksa.

Ia memanfaatkan jaringan pemilik gudang untuk menyimpan dan mengedarkan kokain ke AS. Gudang itu biasanya dibeli atau disewa beberapa perusahaan “fiktif”, tambahnya.

Baca Juga :   Aliansi Pemuda Indonesia Gelar Aksi Bela Palestina

Martinez-Sanchez menginvestasikan uang hasil penjualan narkotika ke sejumlah usaha, diantaranya membeli tim bola profesional serta butik papan atas, ujar jaksa.

Ia ditahan di Meksiko pada Februari 2014 dan diekstradisi ke AS Desember 2015. (ANT)

TINGGALKAN KOMENTAR

fifteen − five =