BAGIKAN
Foto: Demo buruh PT Selago Makmur Plantation / Istimewa

Cilegon – PT. Selago Makmur Plantation melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak terhadap karyawannya. Hal ini membuat para buruh melakukan aksi penolakan di depan gedung PT. Selago Makmur Plantation Cilegon, Rabu (10/06/2020).

Dalam aksinya para buruh menolak keras pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak oleh PT. Selago Makmur Plantation, Cilegon.

Ketua DPD FSP KEP Provinsi Banten Kamal Amrullah membenarkan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak oleh PT. Selago Makmur Plantation Cilegon.

“Benar ada pemutusan Hubungan Kerja sepihak dari PT. Selago Makmur Plantation terhadap anggota dan pengurus PUK SP KEP SELAGO, dari 240 orang di PHK 30% nya,” kata Kamal.

Baca Juga :   Kompan Alliance: 1,9 M Bukti Lancarnya Oligarki Bupati Pandeglang

“PUK SP KEP SELAGO menolak PHK sepihak tersebut, karena tidak sesuai dengan prosedur yang tertera di dalam UU NO. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan,” lanjutnya.

Kamal selaku ketua DPD FSP KEP Provinsi Banten juga menjelaskan ada pekerja tetap, ada juga pekerja kontrak (PKWT) yang melaporkan ke pengawas ketenagakerjaan UPTD 1 Provinsi Banten terkait PHK.

Saat ini, pengurus serikat SP KEP sedang melakukan audiensi di kantor pengawas ketenagaan UPTD 1 Provinsi Banten terkait melaporkan tindakan union basting/pemberangusan serikat pekerja. (C/FN)

TINGGALKAN KOMENTAR

one × two =