PESONA ALAM “Kampoeng 165” DI PADARINCANG

PESONA ALAM “Kampoeng 165” DI PADARINCANG

0
BAGIKAN
(Foto : esqnews.id)

Serang (12/11/2022) – Wisata alam di daerah padarincang menyuguhkan kesan tersendiri. Kecamatan padarincang adalah sebuah wilayah yang berada di kabupaten Serang Provinsi Banten.

Rerimbunan pohon, hijaunya daun serta jernihnya air sungai membuat siapa pun akan merasa nyaman menatapnya. Suguhan alam yang masih asri ini dapat ditemui di sebuah tempat wisata bernama “kampoeng 165”.

Kampoeng 165 ini salah satu destinasi wisata alam yang terletak di daerah padarincang. Tepatnya di kampung bedeng Desa Kadubeureum Kecamatan Padarincang. Berjarak sekitar 35 Km dari pusat kota Serang.

Kenapa dinamakan kampoeng 165? Nama ini diambil dari sebuah buku  “The ESQ Way 165” Dikelola oleh alumni ESQ yang tergabung di Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ Banten.

Rute menuju kampoeng 165 sobat banteninfo bisa melalui jalan Palka (palima – cinangka) melewati  kampus untirta sindang sari, pabuaran dan ciomas, sesampainya di pasar padarincang terdapat gang di sebelah kiri lalu masuk melalui jalan perkampungan warga sejauh 300 meter, harap berhati hati karena jalan yang dilalui sempit.

Selepas itu terlihat sebuah plang “selamat datang”  tempat untuk kendaraan roda empat dan roda dua parkir. Di lokasi parkir ini kita bisa pesan tiket masuk dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga :   PHK Sepihak, Buruh Demo di Depan PT Selago Makmur Plantation

Pengunjung selanjutnya dapat meneruskan perjalanan menuju lokasi wisata sejauh ±600 meter dengan menyewa ojek ataupun bisa juga dengan berjalan kaki. Bila memilih untuk berjalan kaki melewati jalan setapak  dipastikan harus siap fisik dan tenaga karena kontur jalanan yang dilalui berbukit naik turun.

Sesampainya di lokasi wisata kita disuguhkan gemericik aliran sungai cikalumpang yang terlihat jernih dan bersih, pohon besar yang rindang dan decit suara burung bersahutan.  Di tepian sungai terdapat saung dan gubug yang bisa disewa untuk bermalam bersama keluarga.

Menurut penuturan warga setempat yang enggan menyebutkan nama, lokasi wisata ini mulai di buka untuk umum sekitar tahun 2006.

Ega Handayani salah satu pengunjung yang berstatus mahasiswa perguruan tinggi negeri di banten, saat di temui redaksi memberikan pendapatnya mengenai tenpat wisata kampoeng 165 ini.

“Kampoeng 165 ini masih asri, masih hijau, sungai nya jernih tempat yang cocok untuk healing dan foto foto untuk di pajang di medsos”, Ungkapnya.

Suasana yang masih asri jauh dari hiruk pikuk keramaian kota membuat pengunjung terasa tentram betah berlama lama di lokasi.

Aliran sungai cukup jernih membuat raga tergugah untuk turun bermain bercengkrama bersama aliran sungai. Dilokasi wisata ini kita bisa bermain air di aliran sungai. Jernih adem dan menyegarkan, disudut lain kita juga bisa bermain river tubing mencoba sensasi menghanyutkan diri diatas ban mengikuti aliran sungai.

Baca Juga :   Jazuli Juwaini: Hasil Survei SMRC Menandakan Kemenangan Untuk Prabowo-Sandi

Tak kalah menarik untuk sobat banteninfo yang senang berswafoto bisa mengabadikan momen ini dengan berfoto diatas bebatuan sungai atau berfoto di atas jembatan kayu layaknya di film Indiana jones.

Selain bermain air, pengunjung juga bisa bersantai ria dengan memesan menu makanan yang di tawarkan di warung makan. Tentunya menu yang ditawarkan khas masakan kampung seperti sambal terasi, ikan asin, lalapan, tahu tempe, sayur asem dan sebagainya.

Untuk fasilitas ibadah pun disediakan musolah yang cukup untuk solat berjamaah. Karena lokasi yang jauh dari pemukiman dan jangkauan pemancar seluler, untuk perangkat elektronik handphone tidak bisa menangkap sinyal dengan sempurna.

Namun jangan risau sobat banteninfo bisa tetap eksis di media sosial, update status atau sekedar scroling instagram sebab dilokasi wisata tersedia paket sewa sinyal wifi. Dengan merogoh kocek 5 ribu rupiah kita dapat menikmati fasilitas wifi.

Bagaimana sobat banteninfo tertarik untuk mengunjunginya. Supaya gak penasaran, sepertinya  tempat eksotis ini wajib untuk dikunjungi. [A/F]

TINGGALKAN KOMENTAR

four + nineteen =