Pernyataan Sikap Syarekat Perjuangan Rakyat (SAPAR) terkait Pembangunan Geothermal di Kec. Padarincang

Pernyataan Sikap Syarekat Perjuangan Rakyat (SAPAR) terkait Pembangunan Geothermal di Kec. Padarincang

0
BAGIKAN
Banteninfo,  (Serang) – Hasil musyawarah 14 Maret 2018 di  majelis pon-pes Darul Murakobah Yang dihadiri oleh Ulama, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, santri Dan Mahasiswa.
Hadir diantaranya, Ustad Aunillah (Pimpinan Ponpes Barkatul Ad’ya), Ustadzah Eha Suhaemi/Umi Eha (Pimpinan Ponpes Furu Raudatul Bakiat), Ustad Saiful Azizi (Pimpinan Ponpes Daarul Murakobah), Ustad Ahmad, Ustad Ibin, Tokoh Masyarakat Padarincang, Hj. Doif, Abah Toha, Abah Mad, Kang Mami serta tokoh pemuda Yang lainnya.
Dalam forum musyawarah tersebut SAPAR menyikapi beberapa hal ihwal terkait perkembangan arah juang rakyat.
1.  pernyataan Wakil Bupati, Pandji Tirtayasa yg termuat dalam koran Radar banten tertanggal 9 maret Yang mengatakan “masyarakat tidak diajak bicara, ada kegiatan di lingkunganya, makanya perusahaan kalau masih yakin obati dulu luka masyarakat”.
padahal dalam forum mediasi tersebut pihak perusahaan yang di wakili oleh tenaga ahli ITB tidak bisa meyakinkan keamanan kepada masyarakat padarincang dalam teknis pengeboran panas bumi. Sehingga dalam forum tersebut masyarakat sudah tidak ingin di berikan sosialisasi tapi menginginkan segera menghentikan proses eksplorasi Geothermal di gunung prakasak. “Obat Luka bagi Kami adalah ‘Hentikan Proyek Eksplorasi PLTPN PT. SBG DI Gunung Prakasak’!!”
2.Penolakan yg di lakukan oleh masyarakat padarincang memiliki landasan yg sesuai dengan Hukum syara, sosial,  Adat dan budaya di Padarincang, serta yang paling utama UUD 19945 dan PANCASILA.
3. Secara teknis tim ahli dan konsultan yang dihadirkan Dari pihak perusahaan tersebut tidak cukup meyakinkan  bahwa proyek PLTPB akan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, karena dinilai kontradiktif dengan demografi, topografi ataupun kondisi geografis, serta kultur dan sosial budaya.
4. Masyarakat melalui Syarekat Perjuangan Rakyat akan terus menggalang kekuatan Massa sampai izin Eksplorasi Dan eksploitasi gunung prakasak benar-benar Di CABUT serta sampai dilakukan penghijauan kembali lokasi gunung Yang sudah dirusak.
5. Masyarakat akan menghadang (memboikot) alat berat yg di datangkan untuk pengeboran gunung prakasak.
Demikian pernyataan sikap ini kami buat, semoga ketabuan Dan ke abu-abuan informasi bisa Kita tepis bersama dengan menyampaikan kebenaran dengan kebenaran.

Hormat Kami,
Syarekat Perjuangan Rakyat (SAPAR) Tolak PLTPB Padarincang
(red-awd)
Baca Juga :   SD Al Qur'an Amirul Mukminin Ragas Pulo Ampel Bergerak Maju Berbasis Sedekah

TINGGALKAN KOMENTAR

nineteen − 10 =