MPR RI: Pancasila Adalah Kunci Persatuan

MPR RI: Pancasila Adalah Kunci Persatuan

0
BAGIKAN

Serang (29/5/2021) – Bertempat di Aula Masyarakat, Kasemen, Kota Serang, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan pada Sabtu (29/5/2021). Seperti yang kita ketahui, Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Turut hadir dalam acara ini, Anggota MPR RI, H. Abdi Sumaithi, Ketua Yayasan Bina Umat KSB, H. Hamim dan Tokoh Masyarakat Kasemen, Muhyar beserta Ahmad Faujan Rezeki selaku Ketua Panitia Pelaksana.

Dalam pemaparannya, Abdi menjelaskan tentang tantangan globalisasi yang semakin deras dan tidak bisa dihindari. Maka, penerapan nilai-nilai Pancasila, katanya, perlu dihadirkan ditengah-tengah masyarakat terdekat. Sebab, arus informasi di media sosial yang semakin tak terbendung menjadi salah satu tantangan agar masyarakat mampu memilah-milah informasi yang benar.

Baca Juga :   Fakhrur Khafidzi: Para Koruptor Banten yang ingin Membubarkan BEM Serang dan BEM Banten

“Negara kita Indonesia saat ini sedang mengalami kerawanan dan perpecahan, karena bermacam hal. Oleh karena itu, saya berharap kepada masyarakat yang hadir selalu memberikan sosialisasi dan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan ini kepada anak-anak hingga tetangga disekitaran rumah. Dengan cara menerapkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta saling hormat menghormati di dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat,” ungkap pria kelahiran Serang ini.

“Peran masyarakat untuk bisa memfilter informasi agar tidak menimbulkan hoaks yang bisa berdampak terhadap keutuhan bangsa,” lanjutnya.

Selain itu, Abdi juga berpesan bahwa perilaku gotong royong harus terus ditanamkan agar menjadi budaya masyarakat. Apalagi pandemi COVID-19 menyadarkan semuanya untuk saling peduli terhadap sesama.

Baca Juga :   Jelang Pemilu 2019, Masyarakat Harus Hindari Bentuk Adu Domba

“Banyak sekali yang terdampak baik itu di PHK, omzet usaha yang turun drastis hingga hilangnya sumber pemasukan untuk memenuhi kebuhan sehari-hari,” tutur Abdi.

Kendati Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, kata Abdi, sifatnya menjangkau seluruh aktivitas kehidupan bangsa Indonesia. Sehingga perlunya pemahaman secara utuh dan universal dalam menyelami nilai-nilai luhur pada butir-butir Pancasila.

Abdi juga berharap agar masyarakat menjadikan nilai-nilai luhur bangsa sebagai modal dasar kemasyarakatan yang berkualitas, berkarakter dengan rasa nasionalisme tinggi. (MAS/001)

TINGGALKAN KOMENTAR

eight − five =