Mahasiswa UNBAJA Berbagi dengan Para Lansia di UPTD Perlindungan Sosial

Mahasiswa UNBAJA Berbagi dengan Para Lansia di UPTD Perlindungan Sosial

0
BAGIKAN

Serang (22/12/2021) Bertepatan dengan hari ibu yang jatuh pada 22 Desember, mahasiswa semester 1 Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan Akuntansi dan Pendidikan Bahasa Ingris, Fakultas Ilmu Pendidikan, Ekonomi dan Kesehatan (FPIK) UNBAJA kunjungi UPTD Perlindungan Sosial, Provinsi Banten.

Rombongan mahasiswa Semester 1 yang dipimpin oleh Dekan FIPEK UNBAJA, Iba Gunawan yang dalam sambutanya menyampaikan bahwa sesuai dengan visi UNBAJA sebagai perguruan tinggi yang berkarakter didorong untuk memiliki sikap tolong memolongm berbagi dengan sesama, karena Allah menciptakan manusia untuk saling mengenal dan sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain, ujarnya.

Sementara itu Kepala UPTD Perlindungan Sosial, Provinsi Banten, Hj. Wita Rahmanita yang langsung menerima rombongan menyambut baik kehadiran mahasiswa UNBAJA dan mengapresiasi UNBAJA telah memberikan kesempatan kepada anak didiknya untuk mengenal lebih dekat dengan para lansia dan anak terlantar yang ada di UPTD Perlindungan sosial.
Senada dikatakan Wita, Kepala seksi penerimaan dan Penyauran UPTD Perlindungan Sosial, Elis Rosmiati Dudi mengatakan bahwa di UPTD Perlindungan terdapat 60 (enam puluh) orang lansia dan 17 (tujuh belas) orang anak.
“Tugas kami adalah melaksanakan perintah UUD 1945 yang selanjutnya diuraikan dengan tugas melalui Peraturan Gubernur Banten Nomor 9 Tahun 2019. Kami juga memberikan berbagai bimbingan fisik, mental, sosial dan keterampilan klien berbasis kompetensi bagi para penghuni di perlindungan sosial”

Baca Juga :   Catat!! Agenda Kegiatan Yayasan Sahabat Qur'an di Bulan Ramadhan 1443H

sementara itu, pengampu mata kuliah Pendidikan Karakter Bangsa Universitas Banten Jaya, Toni Anwar Mahmud mengatakan bahwa ini merupakan kunjungan rutin setiap tahun, dimana kegiatan ini mengajak mahasiswa tidak hanya memiliki moral knowing, tetapi juga memahami moral feeling dan moral action untuk dapat terbangun rasa kesetiakawanan sosial pada diri mahasiswa.

“mahasiswa diberikan satu keadaan bahwa masih banyak warga negara yang kurang beruntung, tidak mendapatkan kehangatan keluarga masing-masing dimana di usia senja mereka hidup dengan ketiadaan dan orang-orang terdekat. Sehingga diharapkan mahasiswa memiliki kepekaan sosial pada saat mereka menjadi seorang pemangku kebijakan dapat memberikan kesetaraan dan keadilan sosial, ujarnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kaprodi PPKn dan PAK, Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris, Kaprodi Adminsitrasi Kesehatan dan Kapordi Manajemen Retail FIPEK UNBAJA.

Baca Juga :   Aksi Poros Mahasiswa Banten di Polsek Ciputat Chaos, 6 Mahasiswa Sempat di Amankan

Mahasiswa UNBAJA Dela Maulia Putri dan Deden Suryani mengatakan, ini kali pertama dirinya bertemu para lansia yang berada dalam pengurusan pemerintah dan dirinya merasa terharu dapat bertemu dengan para lansia yang terpisah dari keluarganya, bahkan Dela mengatakan kerinduan dirinya pada sosok ayah yang telah tiada sedikit mengobati kekosongan sosok ayah saat bertemu para lansia di UPTD Perlindungan sosial Provinsi Banten. (MAS/001)

TINGGALKAN KOMENTAR

5 × 3 =