Mahasiswa Islam Belajar Rekayasa Sosial

Mahasiswa Islam Belajar Rekayasa Sosial

0
BAGIKAN
Tedi Pratowo

Serang (Banteninfo.com) – Persaudaraan Mahasiswa Islam ( PERMAI) UNTIRTA adakan Pelatihan Kepemimpinan  (DAMAS 2) dengan mengangkat tema Rekayasa Sosial dan Dakwah yang berlangsung di Masjid Baabul Maghfiroh, Komplek Perumahan Untirta, senin (22/10/2018).

Daurah yang berlangsung ini sangat sarat akan diskusi interaktif yang menghadirkan satu narasumber , yakni Tubagus Khoirul Hakim ( Menteri Luar Negeri BEM UNTIRTA) dengan moderator Naufal Nazhif ( Ketua Umum Permai UNTIRTA).

Acara ini menghadirkan belasan peserta yang berasal dari berbagai macam jurusan  yang ada di Fakultas Pertanian UNTIRTA.

Tubagus Khoirul Hakim sebagai aktivis BEM menyampaikan pandangannya bahwa  Rekayasa Sosial Sebagai Strategi efektif untuk mencapai  perubahan sosial yang diharapkan.

“ Rekayasa sosial sebagai sarana startegi  efektif bagi individu atau organisasi untuk implementasikan visi serta misi yang sudah dicanangkan.” Pungkasnya.

Baca Juga :   Pernyataan Sikap Syarekat Perjuangan Rakyat (SAPAR) terkait Pembangunan Geothermal di Kec. Padarincang

Beliau juga menyampaikan Strategi Teknis untuk melaksanakan Rekayasa Sosial yang bermanfaat bagi organisasi yang ingin mencapai tujuannya.

“pelakasanaan rencana dari rekayasa sosial yang akan dilaksanakan harus mempunyai dasar tujuan sosial yang jelas, pelaku perubahan baik individu atau organisasi, sasaran perubahan.

saluran media serta strategi dari perubahan yang bisa mempengaruhi sasaran subjek rekayasa sosial  bisa berupa strategi dengan menggunakan kekuasaan, media massa, serta sarana terjun langsung melalui pendidikan ke sasaran objek rekayasa sosial.” Jelasnya. ( HGA)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

2 + five =