Komnas RIM Adakan Sekolah Advokasi dan Paralegal di Dadap

Komnas RIM Adakan Sekolah Advokasi dan Paralegal di Dadap

0
BAGIKAN

Banteninfo.com (Tangerang)– Adanya reklamasi cukup mengganggu kenyamanan hidup masyarakat Dadap dan sekitarnya. Dibangunnya reklamasi akan mengancam tempat tinggal warga Dadap karena akan dijadikan infrastruktur atau Jalan yang menghubungkan ke lokasi reklamasi.
“Kami ini akan di gusur, memang kami sadari bahwa tanah ini milik negara, tapi kami juga warga negara Indonesia, bukan warga negara lain. kami juga sudah menempatinya selama 40 tahun lebih.” Ujar Lisnawati warga kampung Dadap. Minggu (19/06).
Menanggapi kasus tersebut, Komnas RIM (Rakyat Indonesia menggugat) mengajak elemen Mahasiswa dari berbagai daerah untuk sama-sama menggalang kekuatan Untuk melawan kesewenang-wenangan.
“Kita disini, untuk mengadvokasi warga Dadap yang menjadi korban penggusuran. Kelompok Mahasiswa yang turut berpartisipasi dari berbagai daerah seperti Banten, Bandung, Bogor, Jakarta, ternate dan Papua mereka memiliki sprit perlawanan terhadap kesewenang-wenangan” Tegas Effendi Saman selaku ketua Komnas RIM.
Sebelumnya Komnas RIM menggelar Diskusi Publik di LBHI yang bertema “Demokrasi dalam ancaman Oligarki”, dengan Pembicara dari berbagai Tokoh Nasional.

Baca Juga :   BMKG: Peristiwa Tsunami di Pantai Barat Banten tidak Dipicu oleh Gempabumi

TINGGALKAN KOMENTAR

17 − three =