BAGIKAN

Serang – Ketua DPD KNPI Kabupaten Serang Eeng Kosasih mengaku prihatin melihat beberapa pemuda di Kabupaten Serang yang mulai saling menyerang antara pendukung calon Bupati dan calon Wakil Bupati yang satu dengan yang lainnya.

Menurut Eeng, pilkada bukan ajang untuk saling menjatuhkan namun ajang untuk mengadu gagasan. “Kalau saya melihat di media sosial (medsos) terutama facebook beberapa pemuda di Kabupaten Serang yang diduga menjadi pendukung masing-masing bakal calon sudah saling menyerang dan terkesan saling menjatuhkan,” tutur Eeng kepada banteninfo.com, Selasa (23/06/2020).

Pemuda sebagai Leader of change memiliki peran yang sangat penting dalam menggiring opini kepada masyarakat dan media dalam mewujudkan pilkada yang sehat. Sehingga tidak ada serang argumen antar supporter calon-calon kepala daerah baik di dunia maya (sosial media) maupun di dunia nyata. Dengan kontribusi pemuda dalam politik yang bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat maka diharapkan akan terbentuk budaya politik yang sehat (healthy politic culture) dan masyarakat madani (civil society).

Baca Juga :   Gelar Diskusi Publik, BEM KBM FKIP Untirta Mengundang Aktivis ’98 dan ASPEK Banten

Eeng menilai, seharusnya masing-masing pendukung bakal calon menawarkan visi-misi yang dimiliki oleh calon yang didukungnya sehingga masyarakat tercerahkan. “Black Campaign” harus dihilangkan karena hal inilah yang memicu terjadinya perpecahan maupun perselisihan antar pendukungnya.

Eeng mengajak hari- hari kedepan lebih baik menyediakan forum- forum diskusi di dunia nyata, mengundang para tim sukses dan para pendukungnya untuk membedah Visi dan Misi calon yang di dukungnya.

“Saya selaku Ketua KNPI Kabupaten Serang mengajak agar para pemuda di Kabupaten Serang menciptakan pilkada yang sejuk dan damai, serta mengajak para pemuda untuk ikut mensukseskan pilkada yang akan di gelar pada 09 Desember 2020 yang akan datang,” ujarnya.

Baca Juga :   Satreskrim Polres Pandeglang Berhasil Tangkap Spesialis Curat Bobol Rumah dan Toko Sembako

“Pilkada tahun ini memiliki tantangan sendiri karena di gelar pada saat wabah pandemi virus corona. Untuk itu saya mengajak para pemuda di Kab. Serang bersama penyelenggara ikut mensosialisasikan tahapan pilkada, agar tingkat partisipasi masyarakat dalam memberikan hak pilihnya meningkat sesuai dengan harapan kita bersama,” tutupnya. (W/FN)

TINGGALKAN KOMENTAR

16 − 14 =