Kekurangan Tenaga Akuntansi Pemkab Serang Usulkan ke Pusat

Kekurangan Tenaga Akuntansi Pemkab Serang Usulkan ke Pusat

0
BAGIKAN

Banteninfo, (Kab.Serang) – Kepala Bidang Pengembangan Karier pada BKPSDM Kabupaten Serang, Surtaman menuturkan, untuk memenuhi kekurangan tenaga akuntansi tersebut, Pemkab Serang melalui BKPSDM mengusulkan penerimaan CASN untuk tenaga akuntansi. “Kami mengusulkan ke pemerintah pusat untuk penerimaan CASN 936 orang, di antaranya untuk guru, tenaga kesehatan, tenaga akuntansi, dan tenaga administrasi. Sekarang tinggal menunggu berapa kuota yang diberikan pusat untuk penerimaan CASN,” Ujarnya, Senin (19/3/2018).

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang mengungkapkan, bahwa saat ini di organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Serang baik di dinas maupun kecamatan masih minim tenaga akuntansi, sehingga ada pegawai yang terpaksa merangkap tugas. Padahal, keberadaan mereka penting untuk manajemen keuangan.

Baca Juga :   Subadri: Penataan Kawasan Stadion 'SMY' Perlu Disegerakan

Menurut dia, tenaga akuntansi diajukan untuk setiap OPD, masing-masing satu orang. Keberadaan mereka penting untuk backup manajemen keuangan di OPD. “Sementara, selama ini kan gak ada backup. Bahkan, ada yang rangkap tugas, terutama di kecamatan kasie merangkap operator Simral (Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Penganggaran dan Pelaporan) idealnya jangan rangkap tugas, karena tugas kasie saja sudah banyak sebenarnya,” tuturnya.

Bahkan, ujar dia, di kecamatan operator Simral ada yang honorer, karena tenaga di kecamatan kurang dan banyak yang sudah usia lanjut. “Kan kami pengen nilai A sakip (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah)-nya, jadi ini (tenaga akuntansi) penting untuk laporan keuangan, LPPD, LKPJ, LAKIP, itu ngaruh banget. Kalau itu (tenaga akuntansinya) kurang gak jelas nanti,” katanya.

Baca Juga :   Pattiro Banten beri Roadmap Percepatan Perbaikan Sekolah kepada Pemkab Serang

Selain itu, ujar dia, ke depan pemkab juga memerlukan kepala subag kepegawaian yang aktif, sehingga tidak ada lagi pegawai yang memikirkan kepangkatannya, kenaikan gaji berkala karena itu sudah diproses kasub kepegawaian di OPD masing-masing. “Kasubag kepegawaian itu perlu mahir menggunakan komputer, harus lincah, jadi nanti pegawainya gak usah mikirin pangkat, gaji berkala, kalau kasubag kepegawaiannya lincah dia yang urus semua. Link sistem kami koneksikan ke mereka. Selama ini kan kadang pegawai gak sempat lihat portal Simpeg, nah itu kasubagnya yang harus rajin mantau,” Tandasnya

(awd/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

fifteen − fourteen =