Kadisnaker Lebak: 12 TKA Asal Tiongkok di PT. IMM belum Pernah Dilaporkan

Kadisnaker Lebak: 12 TKA Asal Tiongkok di PT. IMM belum Pernah Dilaporkan

0
BAGIKAN
Banteninfo.com, (Lebak) – Mencuatnya pemberitaan soal 12 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal negara Tiongkok, diduga ilegal yang dipekerjakan di perusahaan pertambangan Emas PT. Indo Mitra Mulya (IMM) yang berkantor di Kampung Cipulus, Desa Kujang Jaya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Pemkab Lebak, Maman Suparman angkat bicara. Menurutnya, Tenaga Kerja Asing (TKA) yang diperkerjakan di perusahaan tambang PT. IMM tidak pernah dilaporkan kepada Disnaker Pemkab Lebak.
Kendati demikian kata Maman panggilan akrabnya, munculnya berita dari media online terkait keberadaan TKA di perusahaan tambang tersebut. Dirinya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak pengawas TKA pada kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemprov Banten.
“Pihak perusahaan belum pernah melaporkan para TKA itu ke Disnaker Lebak, Saya sudah koordinasi dengan pengawasan Disnaker Provinsi. Hari ini petugas pengawas TKA itu, meluncur ke lokasi sekalian ke proyek Waduk Karian,” kata Kadisnaker Pemkab Lebak itu kepada Wartawan, Rabu (21/3/2018)
Seperti ramai diberitakan sebelumnya di beberapa media online, 12 Tenaga Kerja Asing (TKA) diduga ilegal dipekerjakan di perusahaan tambang PT. IMM. Belasan TKA itu diketahui wartawan di pekerjakan di pabrik pengolahan hasil tambang milik PT.IMM di kawasan perbukitan di Kampung Rabig, Desa Kujang Jaya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. (awd*)
Baca Juga :   Gelar Lomba Pidato Tiga Bahasa dan Kajian Kitab Kuning, FSPP Berharap Santri Tetap Berprestasi

TINGGALKAN KOMENTAR

4 × four =