HMPI dan BEM Nusantara Dukung Langkah Penguatan dan Pengembangan Bank Banten

HMPI dan BEM Nusantara Dukung Langkah Penguatan dan Pengembangan Bank Banten

0
BAGIKAN
Foto: HMPI dan BEM Nusantara foto bersama DIrut Bank Banten / Khafidz

Kota Tangerang – Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI) Wilayah Banten bersama Badan Ekesekutif Mahasiswa Nusantara (BEM Nusantara) Korwil Banten yang mengkordinatori BEM perguruan tinggi di Banten, pada Hari Kamis, 10 November 2022 di Kantor Utama Bank Banten di Kota Tangerang melakukan audiensi dengan pihak Bank Banten. Kedatangan mereka untuk meminta penjelasan atas berbagai issue negatif yang berkembang di masyarakat seputar pengelolaan Bank Banten, baik berkaitan issue meruginya bank banten, kredit macet serta adanya informasi komisaris dan direksi yang telah habis masa jabatan tapi belum diberhentikan.

Dalam audiensi tersebut perwakilan HMPI dan BEM Nusantara diterima oleh Agus Syabarudin selaku Dirut Bank Banten beserta jajarannya yang telah memberikan jawaban dan penjelasan secara terbuka dan menyeluruh.

Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarudin menegaskan bahwa kerugian yang dialami oleh Bank Banten selama ini adalah merupakan akibat beban dari masa periode direksi Bank Banten sebelum masa kepemimpinan Agus Syabarudin. “Kerugian ini bersumber akibat dari proses akuisisi Bank Pundi menjadi Bank Banten maupun akibat dari tata kelola yang keliru akibat dari kebijakan direksi periodesasi sebelum kepemimpinan saya (Agus Syabarudin) selaku Dirut Bank Banten namun dalam masa periode ini telah dilakukan langkah pembenahan dan perbaikan Bank Banten,” tegasnya.

Baca Juga :   KI Banten Lakukan Bimbingan Teknis Kepaniteraan

Menurut Ketua HMPI Korwil Banten Hafidz, saat ini Bank Banten mengalami perkembangan yang baik dan telah melakukan serangkaian langkah dan kebijakan yang tepat dalam upaya penguatan dan pengembangan Bank Banten ke depan, hal tersebut dapat terlihat dari langkah dan kebijakan Bank Banten. “Dirut Bank Banten sudah menggandeng Kejati Banten untuk melakukan penagihan debitur kredit macet yang terbukti efektif dapat menurunkan angka kredit macet, terdapat penerapan kebijakan efesiensi biaya operasional dengan menutup berbagai kantor cabang di luar banten yang tidak produktif dan melakukan penambahan layanan berbagai kantor cabang pembantu di Banten,” ujar Hafidz.

“Diperolehnya penambahan modal sebesar 618 Milyar dari publik pada PUT VII 2021 serta diraihnya predikat Bank Banten sebagai Bank Terbaik Regional Yang memiliki Prospek Baik dari CNBC Indonesia Award adalah bukti dari berbagai capaian prestasi yang diraih dalam masa kepemimpinan Pak Agus Syabarudin sebagai Dirut yang patut diapresiasi serta akan berdampak positif dalam memperkuat kepercayaan masyarakat dan investor terhadap Bank Banten, oleh karenanya kepemimpinan Pak Agus sebagai Dirut Bank Banten harus dipertahankan dan didukung secara penuh oleh Pemprov Banten dan masyarakat,” lanjut Hafidz.

Baca Juga :   KAMMI FKIP UNTIRTA Salurkan Donasi Penyintas Banjir Banten

Langkah penguatan dan pengembangan bank Banten sebagai Bank kebanggaan masyarakat Banten perlu mendapatkan dukungan dari seluruh stakholder dan masyarakat khususnya dari Pemprov Banten. “Melalui Bapak Al Muktabar selaku Pj. Gubernur Banten dalam bentuk pemberian penyertaan modal dan dukungan dari para Bupati/Walikota 8 kabupaten/Kota di Bank Banten dalam bentuk penempatan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) oleh 8 pemda kabupaten/kota di Banten,” ujar Khadafi selaku Ketua BEM Nusantara Wilayah Banten.

Terhadap Direksi dan Komisaris yang masa periodesasinya sudah berakhir kami menghimbau agar sebaiknya legowo mengundurkan diri, karena sudah tidak memiliki kedudukan hukum menjalankan tugas dan kewenangannya sebagai Direksi dan Komisaris sehingga eksistensinya tidak merugikan Bank Banten secara kelembagaan. Kami meminta agar yang bersangkutan mengundurkan diri untuk menghindari adanya gerakan aksi unjuk rasa dari mahasiswa dan masyarakat,” lanjut Khadafi. (W)

TINGGALKAN KOMENTAR

12 + eleven =