HMPI Banten Desak Wahidin Halim Tindak Tegas Oknum Pegawai yang Menyalahgunakan Anggaran

HMPI Banten Desak Wahidin Halim Tindak Tegas Oknum Pegawai yang Menyalahgunakan Anggaran

0
BAGIKAN
Foto: Fitra Nugraha / Ketua HMPI Banten

Serang – Ketua Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia Provinsi Banten, Fitra Nugraha mendesak Gubernur Banten Wahidin Halim untuk bertindak tegas kepada pegawai yang terlibat kasus korupsi atau penyalahgunaan anggaran di lingkungan Pemprov. Banten. Ini semua dilakukan agar tidak mengganggu kinerja pemprov dan mencederai WTP yang diberikan BPK.

“Kami berharap Gubernur tetap mempertahankan komitmen anti korupsi seperti kepemimpinannya selama ini yang hasilnya sudah nyata dan terbukti dalam menciptakan pemerintahan yang baik. Bila masih ada bawahan atau aparatur yang melakukan pelanggaran agar diberi sanksi tegas. Hal ini akan mengganggu kinerja Gubernur Banten yang sudah mendapat peringkat WTP dari BPK, ujar Fitra kepada banteninfo.com, Senin (31/05/2021).

Baca Juga :   KAMMI: Tindak Tegas Oknum Perusak Demokrasi Pemerintah RI di Malaysia

Fitra melihat, akan lebih baik apabila Gubernur Banten membuka data ke publik terkait perilaku pegawai yang tidak disiplin.

” Kami menyarankan juga agar Gubernur membuka data ke publik, di antaranya soal perilaku aparatur yang melanggar aturan, dan para oknum diluar Pemprov Banten yang sering mengintervensi sehingga mengganggu kinerja Pemprov Banten, ucapnya.

“Jangan sampai kita hanya termakan opini orang-orang yang memperkeruh suasana. Kita masyarakat perlu tahu siapa yang bermain semua ini,” tutup Fitra.

Sebelumnya Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menahan paksa tiga tersangka kasus dugaan korupsi masker di masa Pandemi Covid-19 pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten.

Ketiga tersangka yakni tersangka berinisial WF dari PT RAM dan tersangka AS yang menerima subkon pengadaan masker. Satu tersangka lain berinisial LS merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan masker di Dinkes Provinsi Banten sebanyak 15.000 pcs bersumber dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2020. (W)

Baca Juga :   Janji Politik Wahidin Halim, Berobat Gratis Bermodalkan KTP Belum Jalan

TINGGALKAN KOMENTAR

1 × four =