GUBERNUR BANTEN KALAH DI PTUN DAN HARUS MEREVISI SOAL UMK KOTA SERANG...

GUBERNUR BANTEN KALAH DI PTUN DAN HARUS MEREVISI SOAL UMK KOTA SERANG 2017

0
BAGIKAN

Serang, (7/11/2018), sidang eksekusi yg digelar di PTUN Serang memerintahkan gubernur banten untuk menjalankan putusan yg  telah berkekuatan hukum tetap, pemohon eksekusi (Adi Satria Lia, Hidayat  Saefullah, Zamroni, Ivan Taufan) Dalam perkara TUN No : 11/G/PTUN_SRG/2017 yg melawan Gubenur Banten.

Keputusan hakim menyatakan Upah Minimum Kota Serang tahun 2017 sebesar Rp. 2,866,595,31 tidak sah, dalam putusan yang ada, Gubenur wajib menjalankan rekomendasi kenaikan UMK Kota Serang 2017 sebesar Rp. 3,108,470.

Sementara itu, Pengurus Serikat Pekerja Hero Supermarket Adi Satria Lia menyatakan Gubernur harus menjalankan putusan yang sudah ditetapkan, dan kami menunggu atas itikat baik dari Gubernur. Adapun penetapan yang dilakukan, adi memandang penetapan UMK Serang 2017 tidak sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Perundang-undangan dan Azas-Azas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB), dan penerbitan Surat Keputasan Gubernur terkait UMK Kota Serang 2017 menyalahi Prosedur.

Baca Juga :   Komisi Informasi Provinsi Banten Serahkan Penghargaan PTUN Serang

Menurut adi, Pemprov Banten harus benar-benar serius dan mendorong kesejahteraan pekerja, mengingat sudah ditetapkannya eksekusi atas perkara tersebut, sehingga asas hukum kesejahteraan, dan perlindungan pekerja dapat segera terasa.

Melihat dari apa yang sudah dilakukan oleh Gubenrur Banten, yang pada saat itu dinilai tidak serius dalam menjalankan amanat dari PTUN Serang, untuk merevisi Surat Keputusan yang sudah ditetapkan, dan kami dari serikat buruh akan terus menuntut atas apa yang sudah kami perjuangankan terhadap persoalan UMK ini, tugas adi. (MRF)

TINGGALKAN KOMENTAR

19 − two =