GPMI Kecam Tindakan Israel ke Palestina

GPMI Kecam Tindakan Israel ke Palestina

0
BAGIKAN

Jakarta (14/5/2021) – Aliansi buruh muslim yang tergabung dalam Gerakan Pekerja Muslim Indonesia (GPMI) menyoroti konflik yang terjadi antara Israel dengan Palestina di Yerusalem akhir-akhir ini.

Koordinator GPMI, Riden Hatam Aziz, mengecam keras kebrutalan Israel terhadap rakyat Palestina. Seperti diketahui, konflik antara Israel dan Palestina di Yerusalem meningkat selama beberapa pekan terakhir. Telah terjadi pengusiran dan penyerbuan oleh zionis Israel ke dalam Masjid Al-Aqsa pada saat warga Muslim Palestina sedang beriktikaf.

Israel memblokir pusat berkumpul orang-orang Palestina untuk bersosialisasi saat berbuka puasa. Insiden tersebut mengakibatkan bentrok selama dua pekan sebelum Israel mencabut perbatasan. Kendati demikian, bentrok kembali terjadi dalam beberapa hari terakhir karena Israel mengancam akan melakukan penggusuran terhadap puluhan warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah.

Baca Juga :   Aliansi Pemuda Indonesia Gelar Aksi Bela Palestina

“Bangsa Palestina memiliki sejarah yang tak terpisahkan dari kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, kami hendak menegaskan, bahwa buruh Indonesia mendukung penuh kemerdekaan bangsa Palestina dan meminta Israel untuk segera meninggalkan tanah Palestina,” ujar Riden.

Menurutnya, apa yang dilakukan Israel saat ini adalah bentuk penjajahan. Riden menilai, gerakan buruh Indonesia harus ikut bersuara terhadap penjajahan terhadap rakyat Palestina.

“Ini sejalan dengan dengan amanah konstitusi, bahwa penjahahan di atas muka bumi harus dihapuskan,” lanjutnya.

Terkait dengan hal itu, GPMI, kata Riden, usai Idulfitri akan melakukan aksi solidaritas untuk rakyat Palestina yang saat ini terus mendapat kekerasan dan intimidasi dari Israel.

“Aksi ini untuk menyikapi apa yang terjadi di Palestina. Dimana saat ini sedang terjadi penindasan dan pembantaian yang sudah melampaui batas kemanusiaan terhadap warga negara Palestina,” kata Riden. (MAS/001)

Baca Juga :   Mahasiswa Banten Desak Gubernur Evaluasi Kinerja Dishub

TINGGALKAN KOMENTAR

sixteen + 17 =