Forum Komunikasi dan Kajian PAI (FK2I): Gelar Bedah Buku ”Tangerang Selatan Di...

Forum Komunikasi dan Kajian PAI (FK2I): Gelar Bedah Buku ”Tangerang Selatan Di tengah Dinamika Pembangunan Ekonomi Regional Nasional”

0
BAGIKAN
Bedah Buku FK2I (Tangsel)

Banteninfo (Tangsel)- Forum Komunikasi dan Kajian PAI (FK2I) gelar bedah buku “Tangerang Selatan Di tengah Dinamika Pembangunan Ekonomi Regional Nasional”, Uin Jakarta, Selasa (15/11) di gedung Student Center. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan mahaiswa dari berbagai Universitas.

Acara ini bertujuan untuk mengajak civitas akademika dan warga Kota Tangerang Selatan agar dapat mengetahui lebih dalam tentang perkembangan ekonomi di Tangerang Selatan yang notabennya masih baru beranjak ke usia 8 Tahun,”.Ujar Ahmad Naufal, Ketua Umum FK2I UIN Jakarta.

Kondisi Tangsel sebagai suburban (pinggiran) bagi masyarakat pendatang selalu dihadapkan pada lima persoalan mendasar yaitu, persoalan daya dukung lingkungan, taransportasi masa, media, transparansi, dan layanan dasar perkotaan”, kata Staff Ahli Komisi II DPRD Tangsel Pitriyandi pada acara bedah bukunya yang diadakan Forum Komunikasi dan Kajian PAI (FK2I) Uin Jakarta, di gedung Student Centerselasa (15/11)

Baca Juga :   Anggota DPR RI Komisi IX, Siti Masrifah Kutuk Keras Aksi Bom di Surabaya

Dalam ceramahnya pitriyandi mensinyalir bahwa “buku tersebut dapat menjadi interkoneksi dan relevansi antara pembangunan ekonomi nasional dengan ekonomi regional di Tangerang Selatanterkait adanya problem yang masih belum di capture secara memadai oleh Pemerintah Kota Tangsel sehingga masalah-masalah yang dihadapi tidak tergambar dengan jelas dalam berbagai dokumen perencanaa kota.

Menurut Abdul Ghofur, HIPMI Kab. Tangerang  “Tangsel sudah menjadi daerah terbaik otonom baru dalam kementerian dalam negeri, tetapi masih terdapat ketimpangan dan kesenjangan sosial terhadap masyarakat pribumi jika dibandingkan dengan pendatang yang memiliki daya saing yang kuat baik dari sisi akademik dan ekonomi.”

Ia lebih lanjut mengatakan bahwa untuk meningkatkan SDM dan kualitas maka khusus PJMB 2016-2021, akan didirikan pelatihan-pelatihan soft skill bagi warga berKTP Tangsel. sehingga warga Tangsel bisa lebih produktif dan mempunyai daya saing tinggi.

Baca Juga :   Raperda Kawasan Tanpa Rokok Segera disahkan

“Memerlukan sebuah kualitas, komitmen , kreasi untuk menjadikan potret kota Tangsel sebagai konsiderat, ukuran , untuk proyeksi yang lebih terukur dan dapat dipertanggung jawabkan agar tangsel menjadi lebih baik” ujar Direktur HIPMI Tax Center Ajib Hamdani.

TINGGALKAN KOMENTAR

6 + 14 =