BAGIKAN

Serang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten kembali menggelar diskusi online atau Webinar yang dimotori oleh Bidang Kajian dan Penelitian FKPT Banten bersama-sama dengan civitas akademika perguruan tinggi se Provinsi Banten. Kegiatan ini bertemakan “Pengaruh Wikipedia dalam Cegah Bersama Gerakan Faham Menyimpang”.

Dalam pengantar Diskusi Ketua FKPT Banten, Dr. KH. Amas Tadjuddin menyatakan bahwa dalam beberapa minggu terakhir, wikipedia menjadi viral di berbagai media sosial dan media online, karena salah satu kontent tersebut banyak direspon masyarakat sebagai pembelokan sejarah bangsa. Terlebih artikel yang diunggah dalam wikipedia tersebut disunting oleh anonim. Hal inilah yang mendasari mengangkat tema diskusi online pada hari ini, Senin (15/06/2020).

Hadir sebagai salah satu narasumber pada kegiatan ini, Toni Anwar Mahmud. Dalam paparannya, Toni menyampaikan bahwa Wikipedia pada dasasrnya adalah situs yang memberikan alternatif solusi bagi masyarakat peselancar dunia maya, untuk dapat memperoleh berbagai literasi yang diperlukannya dansesuai dengan kebutuhannya. Namun dalam menikmati kecepatan informasi dan kecepatan perubahan teknologi, kita perlu menyadari, bahwa sisi lain teknologi terdapat ambivalensi.
Berkenaan dengan dimungkinkannya informasi yang disampaikan berbagai literasi digital tersebut merupakan upaya, ajakan, seruan ataupun propaganda yang akan mengganggu empat pilar kebangsaan, maka dalam mencari literasi atau refensi digital kita semua harus memastikan sumber yang terpercaya, misalnya dalam memperoleh sumber digital, Pastikan bahwa situs tersebut merupakan situs terdaftar (.com. or. .org. .edu, net dan sebagainya).

Baca Juga :   LIRA BANTEN : KAMI SIAP MENGAWAL KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH

Toni juga mengajak kepada peserta khususnya akademisi, ulama,dan tokoh masyarakat untuk dapat menjaga keakuratan informasi yang berada di situs wikipedia, untuk menjadi kontrbutor aktif diwikipedia berbahasa indonesia sehingga pada dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat lainnya yang haus atas informasi.

Sementara narasumber lainnya Akademisi UIN Banten yang juga Ketua Bidang Penelitian dan Pengkajian FKPT Banten, Endang Saeful Anwar, mengatakan “Wikipedia bersifat bebas dan terbuka, maka tidak bisa dijadikan sebagai rujukan terutama dalam penulisan ilmiah karena setiap orang bisa mengubah atau menambah isi artikel yang ada dalam Wikipedia. Bebas dan terbuka memiliki arti setiap orang dapat mengubah atau menambah isi dari artikel dalam Wikipedia itu. Sehingga tidak bisa diketahui apakah orang yang mengubah isi artikel adalah orang yang kredibel atau dapat dipercaya. Maka dari itu Wikipedia dalam lamannya sendiri menghimbau para akademisi yang menggunakan Wikipedia sebagai landasan untuk menulis karya ilmiah sebaiknya berhati-hati,” jelas Endang Saeful Anwar.

Baca Juga :   Cegah Hoax dan Faham Menyimpang, FKPT Banten Gelar Dialog Online Banten Damai

Maka untuk mengantisipasi hal ini, cerdas bermedia menjadi ekspresi yang sangat diperlukan bagi warga masyarakat dalam memilih dan memilah informasi. Literasi media adalah kemampuan masyarakat untuk mengakses, menganalisa, dan memproduksi informasi untuk hasil yang spesifik. Literasi media menekankan kemampuan seseorang berpikir secara kritis dan memungkinkan orang tersebut untuk membuat sebuah keputusan yang berhubungan dengan program media yang dipilih serta cara menginterpretasikan informasi yang diterima untuk mencegah dan menangkal faham yang menyimpang,” tambahnya.

Acara ditutup dengan peyataan sikap Ketua FKPT Banten, DR. KH. Amas Tadjudin bahwa adanya ujaran-ujaran kebencian yang bersumber dari artikel-artikel Wikipedia bisa menimbulkan kegaduhan di publik yang mendorong pada merebaknya gerakan atau faham yang menyimpang, sehingga FKPT menganggap perlu untuk mengingatkan agar masyarakat tidak ikut dalam ajakan-ajakan yang menjurus pada gerakan menyimpang.untuk itu mari menjaga keutuhan NKRI. (FN)

TINGGALKAN KOMENTAR

2 × 2 =