Cegah Radikalisme dan Terorisme, FKPT Banten Libatkan Perempuan

Cegah Radikalisme dan Terorisme, FKPT Banten Libatkan Perempuan

0
BAGIKAN
Foto Fitra/Banteninfo

Serang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Banten menggelar kegiatan pelibatan perempuan dalam pemcegahan radikalisme dam terorisme, bertempat di Hotel Le Dian Kota Serang, Kamis, (25/4).

Dalam sambutannya, Ketua FKPT Provinsi Banten Brigjen Pol (Purn) Hj. Rumiah, MH menuturkan bahwa perempuan merupakan garda terdepan keluarga dalam melakukan upaya pencegahan radikalisme. Dengan bahasa ibu dapat lebih melakukan pendekatan kepada anggota keluarganya untuk dapat terus menjaga kedamaian dan menjaga ideologi Pancsila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Perempuan merupakan garda terdepan keluarga dalam upaya pencegahan radikalisme. Seorang Ibu dapat lebih melakukan pendekatan kepada anggota keluarganya untuk dapat terus menjaga kedamaian dan menjaga ideologi Pancsila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga :   Sukses Raih Akreditasi A, Program Studi Agroekoteknologi Mendapat Apresiasi

Sementara itu, Ade Ariyanto Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik yang mewakili Wakil Gubernur Banten memberikan apresiasi kepada BNPT dan FKPT Banten yang telah membantu pemerintah daerah provinsi Banten dalam melakukan upaya pencegahan radikalisme dan terorisme. “Kami sangat mengapresiasi kepada BNPT dan FKPT Banten yang telah membantu pemerintah daerah provinsi Banten dalam melakukan upaya pencegahan radikalisme dan terorisme,” jelasnya.

“Kepada kaum perempuan yang hadir pada kesempatan tersebut untuk dapat menjaga kondusitfitas dan mencegah terjadinya konflik pasca pelaksanaan pemilu selama proses perhitungan suara hingga penetapan calon terpilih baik presiden dan wakil presiden maupun DPR, DPD dan DPRD Provinsi Kabupaten/Kota terpilih,” lanjutnya.

Acara ini dibuka oleh Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI, Dr. Hj. Intang dulum dan dihadiri 120 orang yang terdiri dari kelompok Perempuan Lintas Agama; Organisasi Masyarakat Perempuan; Perkumpulan Perempuan di Lingkungan TNI/POLRI; Kades Perempuan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Baca Juga :   Mahasiswa Pendidikan Sejarah UNTIRTA Gelar Pentas Seni Teater

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan stimulan kepada masyarakat khususnya kaum perempuan untuk dapat menjadi perempuan agen pedamaian dalam upaya mencegah berkembangnya paham radikal dan terorisme “Kegiatan ini secara terjadwal dilaksanakan di 32 provinsi dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat memberikan stimulan kepada masyarakat khususnya kaum perempuan untuk dapat menjadi perempuan agen pedamaian dalam upaya mencegah berkembangnya paham radikal dan terorisme,” pungkas Intang.

Wartawan:  Ilham Rasyid / Editor:  Fitra Nugraha

TINGGALKAN KOMENTAR

ten − four =