Ancaman Sampah dan Limbah di Banten

Ancaman Sampah dan Limbah di Banten

0
BAGIKAN
Bukanbocahbiasa.com

Perkembangan dunia teknologi yang sangat pesat saat ini, sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, salah satu esensi manfaat tersebut adalah meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan hidup.  Namun hal itu menimbulkan dampak negatif, salah satunya adalah mengenai limbah yang dihasilkan. Limbah adalah semua sisa benda atau produksi sisa sebagai akibat dari aktifitas manusia yang dianggap tidak bermanfaat. Limbah tersebut kita definisikan sebagai masalah lingkungan, contoh limbah paling sederhana yang dihasilkan adalah sampah rumah tangga

Permasalahan limbah sudah menjadi permasalahan dunia. Pertumbuhan penduduk dunia bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi, teknologi  juga industri menghasilkan limbah yang tidak sedikit kuantitasnya sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan. Di negara maju, pengelolaan limbah sudah sedemikian rupa dikelola dan diolah dengan baik menggunakan teknologi tepat guna, pun demikian masyarakat sudah teredukasi dengan  baik. Sebaliknya di Indonesia, limbah dan sampah menjadi momok yang begitu menakutkan, dikarenakan pengelolaan sampah belum terintegrasi dengan baik. Belum ada kesadaran masyarakat  dan lembaga yang mengelola limbah dengan baik, selain itu system dan pengelolaan yang belum terintegrasi dengan baik.

Limbah jika dikelola secara benar menghasilkan maslahat dan keuntungan bagi pemerintah Indonesia. Pengelolaan limbah dimaksudkan agar lingkungan kita tetap terjaga, disamping efek buruk bagi kesehatan bisa ditekan. Bagaimanapun juga, manajemen pengelolaan  limbah yang baik dapat mengurangi efek buruk dari material kimia terhadap lingkungan di masa depan, tidak bisa menghilangkan secara sepenuhnya karena secara hukum alam, suatu zat tidak ada yang lenyap (nothing vanishes).

Baca Juga :   SDM Terampil adalah Investasi Bangsa

Berdasarkan observasi mahasiswa teknik lingkungan Unbaja, beberapa sungai di Provinsi Banten sudah tercemari buangan industri, misalnya sungai ciujung. Pada analisis limbah logam B3 di sungai Ciujung, ada beberapa kandungan logam berat yang telah melewati ambang baku mutu, misalnya kandungan logam Cd. Angka pencemaran tersebut mengalami fluktuatif tergantung pada kondisi.

Sampah dan limbah jika dikelola dengan baik, maka tentu dapat mengurangi ancaman terhadap suatu daerah, misalnya pembuangan limbah. Pembuangan limbah memang bisa langsung ke lingkungan seperti ke dalam sumur resapan, sungai, danau ataupun laut asalkan dengan syarat embuangan limbah tersebut sudah memenuhi syarat baku mutu dan ijin yang berwenang. Sebelum dibuang, limbah juga harus diolah dengan system yang benar misalnya metode pengelolaan limbah secara primer, sekunder dan tersier. Pengolahan limbah tersebut adalah sistem kesatuan terintegrasi bahkan dapat menghasilkan limbah menjadi bahan yang dimanfaatkan kembali  dan bernilai ekonomis. Jika limbah dan sampah dikelola dengan baik, maka ini justru menguntungkan, karena sampah dan limbah adalah asset yang menyimpan banyak energi.

Baca Juga :   Dukung Program Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, Unbaja dan Relawan Kampung Tandatangani MoU

Reuse, Reduce dan Recycle adalah salah satu metode pengolahan sampah yang paling sederhana. Reuse berarti menggunakan kembali sampah/limbah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya contohnya pemanfaatan sisa pipa paralon menjadi media hidroponik, pemanfataan limbah Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah contohnya meminimalisir penggunaan wadah dengan menggunakan produk refill dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.

Banyak cara yang bisa dilakukan misalnya dengan memanfaatkan kembali barang barang yang sudah tidak terpakai menjadi kerajinan tangan, mendaur ulang limbah minyak jelantah menjadi biodiesel, karbol pembersih lantai. Contoh lainnya adalah mengolah sampah organik menjadi kompos dan pupuk, sedangkan sampah anorganik dari plastik juga bisa didaur ulang menjadi pelet bijih plastik. Sampah juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber tenaga listrik yaitu pembangkit listrik tenaga sampah. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengurai limbah menjadi maslahat, asalkan menggunakan metode dan teknologi yang tepat juga dibarengi dengan kesadaran masyarakat tentang pemilahan dan pemanfaatan sampah secara baik dan benar.

Oleh : Fitriyah, M.Si

Dosen Kimia Lingkungan

Ketua Program Studi Teknik Lingkungan UNBAJA (Universitas Banten Jaya)

TINGGALKAN KOMENTAR

13 − 5 =