Akses Jalan Rusak, Warga Gotong Ibu Hamil Sejauh Tujuh Kilo Meter

Akses Jalan Rusak, Warga Gotong Ibu Hamil Sejauh Tujuh Kilo Meter

0
BAGIKAN
Foto: Warga Leuwi Balang gotong Karsinah yang mau melahirkan / Iman Hermawan

Pandeglang – Karsinah warga Desa Leuwi Balang Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang terpaksa ditandu oleh warga sejauh 7,250 km. Pasalnya Karsinah sedang hamil tua dan mengalami pendarahan serius.

Karsinah sebelumnya sudah dibawa ke puskesmas pembantu yang berada di desanya. Berhubung peralatannya tidak lengkap, bidan pun tidak sanggup untuk menanganinya, maka Karsinah pun harus digotong ke puskesmas Cikeusik.

“Henteu maju kendaraan (kendaraan sulit lewat), jangankan roda empat, roda dua geh teu bisa. Tah terpaksa kami menggunakan gotongan nyaeta tandu. Jarak tempuh anu perlu ku kami salamatkeun nya eta tujuh kilo dua ratus lima puluh, ungkap Satria, Warga Leuwi Balang yang menggotong Karsinah kepada banteninfo.com, Kamis (29/03/2019).

Baca Juga :   Gerakan Mahasiswa Pandeglang Raya Mendesak Bupati Pandeglang Segera Memperbaiki Jalan-jalan Kecamatan yang Rusak di Pandeglang

Satria pun menjelaskan kejadian menandu orang sakit maupun yang mau melahirkan bukan sekali atau dua kali. Kejadian seperti ini sudah puluhan kali terjadi.

“Mangkana kami ayeuna sangat darurat jeung sangat bener-bener intinamah menta perhatian dari pihak pemerintah. Coba perhatikanlah Desa Leuwi Balang anu menyambungkan Kecamatan Cikeusik dan Kecamatan Angsana,” tegasnya.

 

Wartawan: Wandi / Editor: Fitra Nugraha

TINGGALKAN KOMENTAR

eleven + 4 =